Agar Transparan, Disdik Bengkalis Akan Menyiapkan Aplikasi Bos dan Bosda
RIAU24.COM - BENGKALIS - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis akan menyiapkan aplikasi khusus kepada manajemen sekolah dari sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah pertama (SMP) untuk membuat laporan pertanggungjawaban atau SPj dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan BOS Daerah (BOSDA) yang diberi nama Elektronik BOS (E-BOS).
Kepala Disdik Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, S.Pd, M.Pd mengatakan, laporan pertanggungjawaban BOS dan BOS BOSDA agar dibuat sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) sehingga dalam pelaporan pemeriksaan dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI atau Inspektorat tidak ditemukan masalah.
Lanjut Edi Sakura, dalam hal pelaporan pertanggungjawaban Dana BOS maupun BOSDA harus dibenahi, seperti lambannya penyampaian oleh kepala sekolah.
"Alhamdulillah sampai saat ini laporan SPj sudah selesai semuanya, dan kita ingatkan agar ke depannya lebih baik," ujar Kadisdik Edi Sakura, Kamis 31 Januari 2019 petang tadi.
Diutarakan Edi Sakura lagi, di tahun 2019 ini Disdik juga sudah mebuatkan aplikasi Elektronik BOS dan akan dilakukan sosialisasi ke semua sekolah, SMP dan SD dengan menggelar pertemuan kepada seluruh kepala SD dan SMP.
Sosialisasi E-BOS menurut Edi, akan dilakukan mulai Senin (4/2/19) pekan depan ke sekolah-sekolah. Bagaimana cara menggunakan aplikasi itu mulai untuk membuat program sampai dengan laporan keuangannya dan langsung online ke Disdik.
"Dengan efektifnya sistem itu pemeriksaan dilakukan oleh BPK RI, Inspektorat dan yang lainnya tidak ada kendala. Karena dalam penggunaan dana BOS atau BOSDA itu harus transparan, akuntabel serta terpercaya agar capaian ke masyarakat yang menikmati dapat optimal,"ujarnya berharap.(***)
R24/phi