Mayat Ditemukan Di Puing-puing Ibukota Vanuatu Setelah Dilanda Gempa Berkekuatan 7,3 Skala Richter
Amerika Serikat telah menutup kedutaan sampai pemberitahuan lebih lanjut, dengan alasan kerusakan besarr pada misi tersebut, kata kedutaan AS di Papua Nugini dalam sebuah pesan di media sosial.
"Pikiran kami bersama semua orang yang terkena dampak gempa bumi ini," kata kedutaan.
“Komisi Tinggi Selandia Baru, yang bertempat di gedung yang sama, menderita kerusakan signifikan,” kata sebuah pernyataan dari kantor Menteri Luar Negeri Winston Peters.
"Selandia Baru sangat prihatin dengan gempa bumi yang signifikan di Vanuatu, dan kerusakan yang ditimbulkannya," tambahnya.
Atap runtuh di mobil
Thompson, yang menjalankan bisnis petualangan zipline di Vanuatu, mengatakan, "Ada orang-orang di gedung-gedung di kota. Ada mayat di sana ketika kami berjalan lewat."