Potong Separuh Dana Afghanistan, Presiden Joe Biden Diledek Maling
Legalitas langkah tersebut juga dipertanyakan oleh warga Afghanistan, termasuk penasihat keuangan Torek Farhadi.
"Cadangan ini milik rakyat Afghanistan, bukan Taliban," kata Farhadi kepada Associated Press.
"Keputusan Biden sepihak dan tidak sesuai dengan hukum internasional. Tidak ada negara lain di Bumi yang membuat keputusan penyitaan seperti itu tentang cadangan negara lain."
"Bagaimana dengan rakyat Afghanistan yang telah memberikan banyak pengorbanan dan ribuan korban jiwa?" kata Abdul Rahman.
Baca juga: China Perluas Akses Bebas Visa untuk 9 Negara Lagi, Ucapkan Selamat Kepada Trump Atas Kemenangan
"Uang ini milik rakyat Afghanistan, bukan Amerika Serikat. Ini hak rakyat Afghanistan."
Perintah itu juga dipertanyakan oleh orang Amerika, khususnya analis kebijakan luar negeri, Michael Kugelman dari Wilson Center.