Namun, proses pembangunan yang dilakukan selama 10 tahun terakhir itu memakan banyak korban. Sekitar 6.500 pekerja migran dilaporkan tewas demi membangun fasilitas untuk Piala Dunia 2022. Sejumlah kalangan menilai Qatar telah melakukan eksploitasi besar-besaran kepada para pekerja migran.